PENGERTIAN JENIS-JENIS PARAGRAF BERDASARKAN GAGASAN UTAMA DAN ISI
PENGERTIAN PARAGRAF
Paragraf adalah sekumpulan kalimat yang tersusun secara sistematis dan saling berkaitan sehingga membentuk suatu gagasan utama. Dalam sebuah paragraf terdapat kalimat utama (isi pokok pikiran) dan kalimat penjelas (uraian atau penjelasan dari pokok pikiran).
JENIS-JENIS PARAGRAF BERDASARKAN LETAK GAGASAN UTAMA
1. PARAGRAF DEDUKTIF
Gagasan utama ada di awal paragraf.
Kalimat pertama berisi pokok pikiran, diikuti kalimat penjelas.
Contoh:
Kebersihan lingkungan harus dijaga. Dengan lingkungan yang bersih, kesehatan masyarakat akan terjamin, udara lebih segar, dan kehidupan menjadi lebih nyaman.
2. PARAGRAF INDUKTIF
Gagasan utama ada di akhir paragraf.
Kalimat penjelas diletakkan di awal, kemudian diakhiri dengan kesimpulan.
Contoh:
Di jalan banyak sampah berserakan, selokan tersumbat, dan bau tidak sedap muncul di sekitar rumah. Semua itu menunjukkan bahwa masyarakat kurang menjaga kebersihan lingkungan.
3. PARAGRAF CAMPURAN
Gagasan utama terdapat di awal dan ditegaskan kembali di akhir paragraf.
Contoh:
Disiplin adalah kunci kesuksesan. Dengan disiplin, seseorang mampu mengatur waktu, mematuhi aturan, serta mencapai tujuan dengan baik. Oleh karena itu, disiplin sangat penting dimiliki setiap orang.
JENIS-JENIS PARAGRAF BERDASARKAN ISINYA
1. PARAGRAF DESKRIPSI
Pengertian: Paragraf yang menggambarkan suatu objek sehingga pembaca seolah-olah melihat atau merasakan langsung.
Contoh:
Di halaman sekolah berdiri sebuah taman kecil yang indah. Bunga mawar berwarna merah merekah dengan aroma yang harum. Rumput hijau tumbuh rapi menutupi tanah. Beberapa kupu-kupu beterbangan di antara bunga-bunga. Suasana taman membuat siapa saja yang melihat merasa tenang.
2. PARAGRAF NARASI
Pengertian: Paragraf yang menceritakan peristiwa atau kejadian secara berurutan.
Contoh:
Pada hari Minggu, aku dan keluarga pergi ke kebun binatang. Kami berangkat pagi-pagi sekali dengan penuh semangat. Sesampainya di sana, aku melihat gajah, harimau, dan berbagai jenis burung. Kami juga sempat memberi makan rusa yang jinak. Hari itu menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan.
3. PARAGRAF EKSPOSISI
Pengertian: Paragraf yang menjelaskan suatu hal agar pembaca memperoleh pengetahuan baru.
Contoh:
Air sangat penting bagi kehidupan manusia. Tubuh kita sebagian besar terdiri dari air. Kekurangan air dapat menyebabkan dehidrasi yang berbahaya. Selain itu, air juga digunakan untuk memasak, mencuci, dan membersihkan diri. Oleh karena itu, kita harus menjaga sumber air agar tidak tercemar.
4. PARAGRAF ARGUMENTASI
Pengertian: Paragraf yang berisi pendapat penulis disertai alasan dan bukti untuk meyakinkan pembaca.
Contoh:
Belajar kelompok lebih efektif daripada belajar sendiri. Dengan belajar kelompok, kita dapat saling bertukar pendapat dan pengetahuan. Jika ada materi yang sulit, teman bisa membantu menjelaskan. Selain itu, belajar kelompok juga melatih kerja sama. Karena itu, siswa sebaiknya membiasakan belajar bersama teman.
5. PARAGRAF PERSUASI
Pengertian: Paragraf yang bertujuan membujuk atau mengajak pembaca agar melakukan sesuatu.
Contoh:
Ayo, kita biasakan membaca setiap hari! Membaca dapat menambah pengetahuan dan wawasan. Dengan membaca, kita juga bisa melatih daya ingat serta menambah kosakata baru. Jika rajin membaca, prestasi belajar pasti meningkat. Jadi, jangan malas untuk membaca buku mulai sekarang.
Komentar